Bertia BolaLiga International

Mengejek Peraturan Covid-19, Salomon Kalou Di Hukum Bundesliga

Mengejek Peraturan Covid-19, Salomon Kalou Di Hukum Bundesliga

Perilaku yang buruk menghasilkan nasib yang buruk juga. Seperti itulah yang dirasakan oleh eks pemain Chelsea, Salomon Kalou, bersama Hertha Berlin belum lama ini.

Kalou adalah salah satu pemain berpengalaman yang telah malang melintang di dunia sepak bola. Ia bahkan pernah menjadi pemain utama Chelsea selama enam musim sebelum pindah ke Lille di tahun 2012.

Sekarang usianya sudah menginjakkan kaki di 34 tahun, namun tingkah lakunya masih seperti kanak-kanak. Baru-baru ini, ia mengunggah video yang berisikan ejekan atas regulasi ketat dalam penanganan virus Corona.

Video tersebut menunjukkan dirinya melakukan tos dengan rekan setim, menerobos tes swab, dan membuat komplain soal pemangkasan gaji. Ia juga menyanyikan ‘lagu corona’ yang mengolok-olok penyebaran virus tersebut.

Baca Juga – Patrice Evra: Sir Alex Ferguson Bangun Pemain Manchester United Layaknya Robot

Permintaan Maaf Dari Kalou

Video tersebut viral dan menjadi perbincangan banyak orang. Tak lama setelahnya, Kalou membuat klarifikasi dan meminta maaf atas tindakan yang membuat publik kesal itu.

“Saya meminta maaf kalau saya memberikan kesan seolah saya tidak menganggap virus Corona serius. Saya ingin meminta maaf untuk ini,” ujar Kalou dalam situs resmi klub.

“Realitanya justru sebaliknya, sebab saya sungguh sangat khawatir dengan orang-orang di Africa, karena sistem kesehatan di sana tidak sebaik yang ada di Jerman,” lanjutnya.

“Saya juga ingin meminta maaf keada semua yang muncul dalam video tersebut, yang tidak tahu kalau video itu disiarkan secara langsung dan mereka yang tidak ingin saya seret ke dalam situasi ini,” pungkas kalou.

Pernyataan Dari Hertha Berlin

Tidak butuh waktu lama, Bundesliga sebagai kompetisi yang menaungi Hertha Berlin langsung memberi hukuman kepada Kalou. Ia dilarang ikut berlatih bersama klub maupun menunjukkan batang hidungnya di lapangan.

Kejadian ini sampai membuat Hertha Berlin selaku klub Kalou harus ikut meminta maaf. Permintaan maaf tersebut disampaikan secara langsung oleh manajer umum, Michael Preetz.

“Dengan video ini, Salomon Kalou memberikan kerusakan yang tidak hanya untuk Hertha BSC, namun juga membuat kesan bahwa pemain tidak menganggap isu virus Corona dengan serius.”

“Hertha BSC menyesali secara mendalam perilaku dari Salomon Kalou, terutama karena dia adalah pemain yang tampak berpengalaman. Namun, tingkat pelanggaran ini membutuhkan tindakan yang konsekuensial,” tutup Preetz

Comment here